04.02.09
Apologize
Satu lagu milik ‘One Republic’ yang rada lambreta but tetep banyak banget digandrungi ma cewek-cewek,,apalgi pas dinyanyiin feat David Archuleta waktu di American idol,,wuih rame buanget booo
Dengan pemilihan klausa-klausa yang unik menjadikan sedikit mikir untuk mengartikan makna lagu ini (pengalaman pribadi neh
)
but buat luu pade yang jago ma ntu bahasa gw rasa sangat mudahlah dan pasti sependapat ma gw bahwa ni lagu emang keren punya artinya.
Nah berikut ni liriknya :
Apologize,,by. One Republic
I’m holding on your rope,
Got me ten feet off the ground
I’m hearin what you say but I just can’t make a sound
You tell me that you need me
Then you go and cut me down, but wait
You tell me that you’re sorry
Didn’t think I’d turn around, and say…
It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late
I’d take another chance, take a fall
Take a shot for you
And I need you like a heart needs a beat
But it’s nothin new
I loved you with a fire red-
Now it’s turning blue, and you say…
“Sorry” like the angel heaven let me think was you
But I’m afraid…
It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late
It’s too late to apologize, it’s too late
I said it’s too late to apologize, it’s too late
It’s too late to apologize, yeah
I said it’s too late to apologize, yeah-
I’m holdin on your rope, got me ten feet off the ground…
Mayor Sinclair~Doomsday
wew..kali ini gw cuma pengen ngabagi rasa kagum gw terhadap karakter sang pemeran utama pilm ‘Doomsday’ Mayor Sinclair (Rhona Mitra). Wanita tegar, kuat, bijaksana, penuh percaya diri, juga wow seksi,, even itu cuma ada di film but wuih top abis dah karakternya Sinclair, gw suka gaya lu
Buat kawan-kawan semua,,,tontoh deh film DOOMSDAY neh dijamin bakal seru abis,, kayak nano-nano gitu deh
so buktikan aja sendiri,,met menonton


03.13.09
Rumput yang Jatuh Cinta Pada Angin
Ni artikel copy dari blog tetangga,,, gw suka aja dengan tuh judulnya.
semoga anda suka juga ma neh artikel
@@@@
Ini cerita tentang aku.
Rumput yang mencintai angin.
Jika ditanya awalnya, aku tak tahu darimana harus memulai. Cerita ini sudah setua kehidupan, karena kisah cintaku abadi, seperti sejak mula aku dan kamu diciptakan. Yang aku tahu, aku mencintai kamu. Aku mencintai belaian lembutmu sesaat setelah embun membasuh tubuhku dan matahari menghangatkan tanah tempatku berpijak. Saat itulah, kamu datang. Berhembus pelan, mengajakku menari dalam sapuanmu yang lembut. Lama-kelamaan, hembusanmu menguat, kamu membuatku bergoyang. Kendati saat siang menjelang, kamu akan pergi membiarkanku sendiri tersiram terik. Barulah di saat matahari bergeser, kamu datang, meniupkan asa dan membuatku kembali bergoyang.
Kamu memberiku keriaan dan menyuntikkan semangat kebebasan yang bukan merupakan bagian dariku. Aku terikat pada tanah. Meski tercerabut, aku akan kembali menggenggam tanah, dimana kehidupanku bermula. Bukannya aku membenci tanah, tapi hadirmu membuatku sedikit bebas. Dan karena itu aku mencintaimu.
Aku mencintaimu saat matahari terasa begitu ganas. Aku mencintaimu saat awan mendung. Aku bahkan mencintaimu saat badai mendera. Aku bisa merasakan gairahmu, saat tangan-tangan ringanmu mendekapku erat dan kita menari bersama hujan. Kamu tertawa saat petir menggelegar, dan berputar semakin kencang. Terkadang kamu membawaku terbang dan berpilin di udara. Di lain waktu, kamu membuatku rebah ke tanah, seolah ingin memiliki seluruh diriku. Namun di saat aku siap mengorbankan ragaku, kamu mendadak pergi. Meninggalkan sepi bersama mendung dan hujan yang terusir pergi.
Aku selalu menanti. Meskipun kamu datang dan pergi. Akarku menghujam teguh di tanah, berpijak erat dan bersiap saat kamu datang dengan segenap kekuatanmu. Kamu berkata rindu saat hembusanmu begitu kuat. Kamu berkata mesra ketika membelaiku lembut. Tapi, tak pernah sekalipun aku mendengar kata cinta terucap.
Aku mendengar pohon-pohon tinggi berbisik. Aku mendengar burung-burung bercanda. Aku mendengar bunga-bunga berdendang saat kamu datang. Kamu bagaikan pangeran di istana seribu putri. Menggoda dan memikat, tapi tidak pernah tinggal.
Bila bunga jatuh cinta, dia mekar merona dan menjeratmu dengan serbuk sari mewangi. Bila burung terpesona, dia menyanyi merdu untukmu. Dan bila pohon terpikat rayuanmu, daun-daunnya akan bergemerisik riuh menyambut dan membiarkanmu melingkari dahan-dahan kokohnya. Aku, hanya mencintaimu dalam seribu diam. Tidak ada serbuk mewangi, nyanyian merdu ataupun gemerisik daun.
Namun bunga mudah patah hati dan menjadi layu, burung pun terbang menghilang saat bosan. Pohon-pohon mafhum akan sifatmu dan mundur dengan anggun. Aku? Aku tetap mencintamu. Berkali-kali patah hati, berkali-kali rebah dan terhempas, aku tetap mencinta. Jika kau tanya mengapa, jawabanku hanya satu.
Karena aku rumput yang jatuh cinta pada angin.
nb. suer nee bukan kisah ak loh
02.14.09
My first Posting
Sebenernya gw bukan tipe-tipe orang yang gemar untuk menuangkan kata-kata, hanya saja rasa penasaranku mengajak untuk ikut bikin blog juga deh.